Kamis, 10 Oktober 2013

Manajemen (Tulisan 2)




TULISAN II
Betapa seringnya kita mendengar pepatah yang mengatakan 'Waktu Adalah Uang. Tapi sebenarnya berapa banyak diantara kita yang benar-benar dapat memanfaatkan waktu yang kita miliki dengan sebaik-baiknya?
Sebenarnya, jika Anda ingin mengatur kehidupan Anda dan membuatnya menyenangkan, sebagai permulaan yang Anda butuhkan adalah mengatur waktu Anda. Tak perlu dipertanyakan lagi, pengaturan waktu yang efektif merupakan hal mendasar untuk lingkup berbagai wilayah kehidupan. Pada kenyataannya, seringkali terdapat perbedaan antara pencapai kehidupan sejati dan orang-orang yang, meski sibuk, tak pernah sampai pada titik dimanapun.
Tak mengejutkan kalau dalam seluruhan industri pengaturan waktu jadi sebuah kebutuhan. Tapi jika Anda meninjau lebih dalam, Anda akan dapat melihat bahwa sebenarnya pengaturan waktu tak jauh beda dengan manajeman diri. Karena pada kenyataanya, Anda tak dapat mengatur waktu, tapi Anda dapat mengatur diri sendiri dan apa yang Anda lakukan dalam setiap kesempatan.
Kebanyakan ahli sepakat bahwa sukses merupakan hasil dari kebiasaan. Oleh sebab itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperlancar bagaimana Anda menggunkan waktu, yakni dimulai dengan kebiasaan Anda (kontrol diri). Dan kebiasaan ini dimulai sebagai pembuatan keputusan secara sadar.
Sekali Anda bisa, seterusnya kebiasaan bagus ini jadi hal alami. Dalam banyak kasus, sukses bukan dihasilkan dari hal yang tak biasa, tapi lebih sebagai hasil dari kemampuan seseorang untuk 'menguasai keduniawian'. Dengan konsisten menampilkan seluruh tugas penting yang belum sempurna, sejalan dengan waktu aktivitas ini akan berubah jadi pencapaian besar. Berikut beberapa aturan sederhana yang dapat diikuti untuk melakukan pengaturan waktu yang lebih baik:
Kesuksesan Ada Ketika Kita Bisa Me-Manajemen Waktu

- Jangan Menangguhkan.
Lakukan saat ini juga. Saat orang menunda sesuatu, itu berarti membunuh daya gerak
pencapaian pada tujuan saat ini dan menghalangi kesempatan di masa mendatang lantaran waktu yang tersumbat. Cara untuk mencegah penundaan adalah dengan merancang deadline untuk tujuan yang harus dicapai. Menghindari deadline terakhir membawa penundaan yang diatur tujuan sebagai perantara untuk mencapai setingkat demi setingkat menuju tujuan.
- Lacak Aktivitas Anda.
Memori adalah penuntun yang payah, jika ini berhubungan dengan menetapkan bagaimana Anda melewatkan waktu Anda. Cara terbaik untuk merekam aktivitas Anda sepanjang hari adalah dengan mendata apa yang Anda lakukan. Kebanyakan orang akan menemukan kalau mereka memiliki tiga jam dalam tiap hari yang sebenarnya dapat digunakan untuk hal yang lebih membangun atau tindakan yang efisiean. Kurangi waktu yang Anda gunakan untuk bertelepon, membolak-balik majalah atau surfing di web yang tak mengahasilkan apapun, dan batasi kegiatan-kegiatan yang tak penting.
- Berkonsentrasi Pada Hasil.
Banyak orang melewatkan waktu mereka sepanjang hari dengan aktivitas yang hiruk-pikuk, tapi hanya sedikit membuahkan hasil. Itu semua terjadi karena mereka tak berkonsentrasi pada hal yang benar. Jangan terkecoh antara bekerja secara efisien dan bekerja secara efektif.
Aktivitas dapat memang kadang dapat membebaskan dari tekanan tapi itu tak mencapai tujuan Anda. Dengan lebih berkonsentrasi pada sedikit preoritas
'utama' secara teratur. Anda dapat mencapai lebih banyak hal dalam waktu singkat.
- Ingat Prisip 80/20.
20% kunci aktivitas Anda akan memberi Anda 80% dalam bentuk hasil. Tujuan Anda adalah mengubah ini untuk memastikan kalau Anda berkonsentrasi sebanyak usaha yang mungkin Anda lakukan untuk hasil tertinggi dari tujuan.
- Gunakan Waktu Perjalanan Dengan Bijaksana.
Sangat mudah untuk mengabaikan waktu yang dilakukan untuk menempuh perjalanan dalam penafsiran manajeman waktu. Pertimbangkan dengan hati-hati apakah ini merupakan waktu yang sesuai dimana Anda dapat juga menggunakannya secara lebih produktif. Sebagai contoh, jika Anda memilih naik bus atau kereta untuk menuju tempat kerja, apakah ini menyediakan kesempatan untuk membuat penggunaan waktu Anda jadi lebih baik? Atau jika Anda nyetir sendiri, apa Anda bisa mendengarkan rekaman pendidikan atau motivasional yang dapat membuat Anda memperbaiki ketrampilan dan lebih produktif?
- Bangun Rancangan Aksi.
Sebuah rencana tindakan merupakan daftar pendek dari tugas yang harus dilengkapi untuk mencapai sebuah tujuan. Ini beda dengan To Do list dimana fokus utmanya adalah pencapaian tujuan, (dan langkah untuk mencapainya secara spesifik) dari pada hanya membuat tujuan untuk dicapai dalam periode waktu. Kapanpun Anda ingin mencapai sesuatu, buat gambaran gambalng dari rencana tindakan, ini akan memberi Anda kesempatan untuk lebih berkonsentrasi pada tahap pencapaian itu, dan memonitor kemajuannya dalam perwujudan.
- Merespon Dengan Cepat.
Sebagai contoh, urus mail Anda begitu Anda menerima surat. Jangan biarkan tagihan dan surat-surat itu membebani Anda. Jika Anda tak bisa membalas sebuah surat saat itu juga, buat file di tempat khusus yang mudah dilihat, dan tuliskan di amplop tindakan yang dibutuhkan serta tanggal dimana Anda dapat menyelesaikannya.Ketika memungkinkan, lakukan tindakan pada hari yang sama saat Anda menerimanya. Jangan biarkan komputer, meja dan pikiran Anda jadi bertumpuk dengan hal yang tak berguna.
- Bersikap Tegas.
Belajarlah berkata tidak pada orang lain. Waktu Anda sangat berharga. Jadi jangan biarkan orang lain menentukan atau memanfaatkan Anda untuk kepentingan rencana mereka. Batasi gangguan sebisa mungkin. Tutup pintu Anda, matikan nada dering telepon atau minta dengan terus terang agar Anda tidak diganggu.
- Jadwalkan Waktu Untuk Bersantai.
Saat Anda mengatur waktu dan bisnis Anda, pastikan untuk menyisihkan saat untuk bersantai.
Tugas pertama Anda untuk dapat mengatur waktu dengan lebih baik adalah membuat
mendaftar seberapa banyak waktu yang Anda buang sia-sia selama sehari, dari sana atur ulang aktivitas Anda untuk melakukan yang lebih maksimal dalam setiap menit. Lebih dari segalanya, berpegangteguhlah pada rencana Anda. Jadwal yang Anda buat hanya dapat terlaksana dengan benar hanya jika Anda keukeh dengan itu. Nah, dengan mengikuti tips ini kami harap Anda akan memiliki lebih banyak ruang untuk melakukan hal-hal yang ingin Anda capai dalam hidup Anda.

Sumber :
http://abckisahku.blogspot.com/2012/11/kesuksesan-ada-ketika-kita-bisa-me.html

Manajemen (Tulisan 1)



TULISAN I
Kisah sukses dari nol update dari Indonesia kali ini ialah perusahaan taksi yang mempunyai lambang burung berwarna biru tua. Taksi yang dimiliki grop ini sudah membanjiri ruas-ruas jalan di kota besar, sebut saja kota yang dipadati dengan taksi ini, mulai dari Jakarta, Bali, Bandung, hingga Lombok. Siapa sangka usaha yang berawal dari menjajakan bisnis taksi gelap sekarang berubah menjadi market leader di industri pertaksian di Indonesia. Kisah sukses perjuangan wanita ini boleh dikatakan super hebat dalam merintis usaha. Bermula dari dua mobil bekas pada Oktober 1965, Bu Djoko merintis usaha taksi yang dikenal sebagai Taksi Chandra. Blue Bird pun resmi beroperasi sejak Mei 1972 dan kini armadanya mencapai 22.000 unit. Tiap bulan, 33.000 pegawai Blue Bird melayani 8,5 juta orang. Perjalanan Blue Bird tak selalu mulus. Pengajuan izin usaha pada tahun 1971 ditolak pejabat dinas lalu lintas angkutan jalan raya. ”Maaf, Bu, bisnis Ibu kelasnya masih kecil… semua yang menjalankan bisnis taksi adalah perusahaan yang menjalankan bisnis angkutan besar,” ujar seorang pejabat ketika itu. Waktu pula yang mendewasakan Blue Bird.        Dari semula pelayanan menggunakan radio panggil, saat ini reservasi dapat melalui Blackberry, iPhone, dan Android, dengan sistem taxi mobile reservation (TMR). Namun, justru bukan teknologi yang menjadi kekuatan Blue Bird, melainkan pelayanannya. Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama pun mengakui, ”Blue Bird merupakan satu contoh usaha yang menjadi besar karena keluhuran karakter yang mengalir melalui setiap detail layanannya.” Salah satu contoh soal keluhuran karakter, apabila barang penumpang tertinggal, seorang sopir taksi Blue Bird pasti akan mengembalikan barang bawaan Anda yang tertinggal sekalipun malam telah larut! Gambaran hidupnya dalam membawa nama Blue Bird agar menjadi nomor satu penuh dengan halangan dan rintangan. Salah satunya adalah memanajemen waktu dan peluang yang ada. Saat ini kelompok usaha yang akrab didengar dengan Group Blue Bird ini mempunyai lebih dari puluhan anak perusahaan. Bali Taxi, Morante Jaya, Cendrawasih, Surabaya Taksi, Lombok taksi, silver bird, golden bird, big bird dan Pusaka Group adalah beberapa contohnya. Ini terjadi karna Ia mampu memanajemen waktu, uang dan peluang yang ada.
Sumber :
http://suksesitubebas.com/2012/07/26/kisah-sukses-dari-nol/

Tugas Manajemen



TUGAS I MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN
1.     APA ITU MANAJEMEN
Management berasal darri kata to manage yang berati mengatur. Dalam hal mengatur, akan timbul masalah, problem, proses dan pertanyaan tentang apa yang diatur, siapa yang mengatur, mengapa harus diatur dan apa tujuan pengaturan tersebut. Manajemen juga menganalisa, menetapkan tujuan/sasaran serta mendeterminasi tugas-tugas dan kewajiban-kewajiban secara baik, efektif dan efisien.
     Manajemen dapat dilihat dari tiga pengertian :
1. Manajemen sebagai suatu proses
2. Manajemen sebagai suatu kolektivitas manusia
3. Manajemen sebagi ilmu dan sebagi seni
Dalam bahasa indonesia, manajemen mempunyai beberapa pengertian lain:
a. Pemimpin, baik dalam arti orang-orangnya maupun fungsinya, dalam kegiatan organisasi, terutama didalam mengambil keputusan-keputusan, yang dilakukan dengan mengadakan rapat.
b. Pengurus, atau Kepengurusan, yang diangkat melalui pemilihan. oleh sebab itu dalam menjalankan manajemen bersifat demokratis, artinya apa yang dilaksanakan adalah yang diputuskan dalam rapat pemilih atau pembentukan kepengurusan tersebut.
c. Ketatalaksanaan, adalah manajemen yang bersifat menata, mengatur pelaksanaan dan menjalankan keputusan-keputusan atau perintah atasan.
d. Pengelolaan, adalah manajemen sumber daya, misalnya personil, keuangan, material, investaris, waktu, dan sebagainya.
e. Pengendalian, adalah manajemen suatu situasi dan kondisi (kontrol). misalnya pengendalian wilayah, keamanan dan ketertiban wilayah.
f. Pembinaan, adalah manajemen yang bersifat pengembangan: jiwa, kemampuan, keahlian orang, kelompok orang, dan masyarakat. misalnya pembinaan masyarakat, dan pembinaan teritorial.
Secara umum pengertian manajemen adalah pengendalian dan pemanfaatan semua faktor dan sumber daya, yang menurut suatu perencanaan ( planning) diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu tujuan kerja yang tertentu  (prajudi, 1982).
Menurut kamus besar bahasa indonesiaterdapat dua pengertian tentang manajemen.
Pertama, manajemen adalah suatu proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran. maksudnya ialah bahwa didalam organisasi, baik sebagai wadah yang sifatnya statis, maupun sebagai kegiatan yang sifatnya dinamis.
Kedua, manajemen adalah pejabat atau pimpinan yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan. jadi disini manajemen diartikan sebagai kewenangan, kemampuan, dan kesanggupan seseorang pemegang kekuasaan yang sah, untuk menjalankan dan pengoprasian organisasi. orang tersebut memiliki tanggung jawab sepenuhnya, baik secara formal maupun moral, sekaligus menjadi titik sentral perhatian dan komando bagi semua staf dan bawahan. semua tergantung kepada pihak manajemen (Kamus Besar Bahasa Indonesia  KBBI, 1988).
2.     JENIS-JENIS MANAJEMEN
Ada beberapa jenis-jenis manajemen, antaralain :
Manajemen Pemasaran adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusa untuk mengidentifikasi apa sesungguhnya yangdibutuhkan oleh konsumen, dana bagaimana cara pemenuhannya dapat diwujudkan.

 Manajemen Produksi adalah penerapan manajemen berdasarkan fungsinya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan standar yang ditetapkan berdasarkan keinginan konsumen, dengan teknik produksi yang seefisien mungkin, dari mulai pilihan lokasi produksi hingga produk akhir yang dihasilkan dalam proses produksi.

 Manajemen Keuangan adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha untuk memastikan  bahwa kegiatan bisnis yang dilakukan mampu mencapai tujuannya secara ekonomis yaitu diukur berdasarkan profit. Tugas manajemen keuangan diantaranya merencanakan dari mana pembiayaan bisnis diperoleh, dan dengan cara bagaimana modal yang telah diperoleh dialokasikan secara tepat dalam kegiatan bisnis yang dijalankan.

Manajemen Informasi adalah kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya yang pada intinya berusaha memastikan bahwa bisnis yang dijalankan tetap mampu untuk terus bertahan dalam jangka panjang. Untuk memastikan itu manajemen informasi bertugas untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan kegiatan perusahaan baik informasi internal maupun eksternal, yang dapat mendorong kegiatan bisnis yang dijalankan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di masyarakat 
Manajemen pendidikan adalah sumber - sumber pendidikan dibuat lebih terpadu/terpusat agar tujuan pendidikan tercapai secara efektif maupun efisien.
Manajemen strategi adalah suatu proses yang dilakukan guna mengidentifikasi (menganalisis) "apa" dan "bagaimana" hasil yang ingin di capai tersebut.
Manajemen sumber daya manusia (SDM) adalah merupakan cara untuk mengatur suatu hubungan maupun peran para tenaga kerja (SDM) yang dipunyai oleh suatu 1 orang/kelompok agar dapat dipekerjakan secara maksimal tetapi tetap menonjolkan keefektifan serta efisien, agar dapat mencapai tujuan.
Manajemen proyek adalah suatu proses kegaiatan manajemen dalam suatu proyek.

3.     APA ITU KEPEMIMPINAN
walaupun hampir semua orang tampaknya sependapat bahwa kepemimpinan mencangkup suatu proses pengaruh, perbedaan cenderung berkisar pada apakah kepemimpinan harus nonkoersif (tidak memaksa, dibanding dari penggunaan kekuasaan, ganjaran, dan penghukuman untuk memaksa pengaruh terhadap para pengikut)  dan apakah kepemimpinan berbeda jelas dari manajemen? Isu terakhir ini telah menjadi topik debat yang sangat memanas akhir-akhir ini, dengan kebanyakan pakar berpendapat bahwa kepemimpinan dan manajemen itu berbeda
Pemimpin adalah seorang yang mempergunakan wewenang dan kepemimpinannya untuk mengarahkan orang lain serta bertanggung jawab atas pekerjaan orang tersebut dalam mencapai suatu tujuan. Kepemimpinan adalah gaya seorang pemimpin mempengaruhi bawahannya, agar mau bekerja sama dan bekerja efektif sesuai dengan perintahnya. Asas-asas kepemimpinan adalah bersikap tegas dan rasional, bertindak konsisten dan berlaku adil dan jujur.

TUGAS II PENETAPAN DAN PERENCANAAN
1.     PENGERTIAN PERENCANAAN
Perencanaan diperlukan dan terjadi dalam berbagai bentuk oraganisasi, sebab perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dilam mengambil suatu keputusan atau tindakan. Planning atau Perencanaan adalah fungsi dasar atau fungsi fundamental manajemen, karena organizing, staffing, directing dan controlling pun harus terlebih dahulu direncanakan. Perencanaan ditunjukkan pada masa depan yang penuh dengan ketidakpastian. Dampak. perencanaan baru terasa pada masa yang akan datang, agar resiko yang ditanggung relatif kecil, hendaknya segala kegiatan, tindakan, kebijaksanaan direncanakan terlebih dahulu. Perencanaan dihubungkan dengan masalah "memilih", artinya memilih tujuan dan cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut dari beberapa alternatif yang ada, tanpa alternatif perencanaan pun tidak ada.
           
2.     MANFAAT PERENCANAAN

            Kita pasti selalu memiliki rencana, disitulah mengapa pentingnya perencanaan bagi kehidupan agar jauh lebih baik dan tersusun secara terencana. Berikut adalah manfaat perencanaan
-        Untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial. Dengan rencana, karyawan dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa rencana, departemen dan individual mungkin akan bekerja sendiri-sendiri secara serampangan, sehingga kerja organisasi kurang efesien.
-        Untuk meminimalisir pemborosan. Dengan kerja yang terarah dan terencana, karyawan dapat bekerja lebih efesien dan mengurangi pemborosan. Selain itu, dengan rencana, seorang manajer juga dapat mengidentifikasi dan menghapus hal-hal yang dapat menimbulkan inefesiensi dalam perusahaan.

-        Dengan perencanaan tujuan menjadi jelas, objektif dan rasional.  Perencanaan menyebabkan semua aktivitas terarah, teratur dan ekonomis.
-        Untuk mengurangi ketidakpastian. Ketika seorang manajer membuat rencana, ia dipaksa untuk melihat jauh ke depan, meramalkan perubahan, memperkirakan efek dari perubahan tersebut, dan menyusun rencana untuk menghadapinya.
-        Untuk menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian. Proses pengevaluasian atau evaluating adalah proses membandingkan rencana dengan kenyataan yang ada. Tanpa adanya rencana, manajer tidak akan dapat menilai kinerja perusahaan. 

3.     JENIS PERENCANAAN DALAM ORGANISASI
Perencanaan Taktis : Rencana taaktis ditunjukan untuk mencapai tujuan taktis yang merupakan bagian tertentu dari rencana strategis. Fokus pada hubungan manusia dan aksi dan biasanya ditetapkan oleh manajemen menengah.
Perencanaan Strategis : Rencana strategis ditunjukan untuk mencapai tujuan strategis. Biasanya rencana strategis ditetapkan oleh manajemn puncak.
Perencanaan Operasional : Tujuan dari operasional diturunkan dari tujuan dan rencana taktis. Rencana operasional lebih sempit dengan jangka waktu yang pendek dan banyak melibatkan manajemen tingkat bawah.

SUMBER :
Suandy, Erly, 2003, Perencanaan Pajak, Edisi Revisi, Penerbit : Salemba Empat, Jakarta
Abdulmukhlyi, Muhammad, Pengantar Manajemen Umum, Gunadarma, Jakarta, 1995.
S.P Hasibuan, Drs.Malayu.2001.Manajemen Sumber Daya Manusia.Bumi Aksara:Jak